Air Radiator Lebih Sesuai Diisi dengan Air Apa?

Tanggal Terbit : 03-09-2020, Penulis : HASCAR Internasional Motor
Banyak pilihan untuk mengisi radiator, mulai dari air pam, air suling, hingga coolant. Ketahui jenis air radiator terbaik yang sesuai untuk meredam panas mesin.

Bagi kamu yang memiliki mobil dengan performa tinggi, tentu memiliki perhatian lebih pada kinerja radiator. Untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi overheat pada mesin, diperlukan jenis air radiator tertentu. Namun air jenis apa yang sesuai?

Jenis Air Radiator
Banyak pilihan air yang dapat digunakan untuk mengisi radiator, mulai dari air pam, air suling, hingga coolant atau air cooler. Kalau kamu sedang mencari air radiator yang tepat, kamu perlu menyimak penjelasan berikut.

Secara praktis, fungsi air radiator mobil yaitu untuk menyerap panas mesin lalu mengeluarkannya sehingga mesin bisa kembali dingin. Supaya efektif, air radiator haruslah memiliki titik didih yang tinggi serta resisten terhadap suhu tinggi pula.

1. Air Pam
Air pam sering dipakai karena terjangkau dari segi akses maupun harga. Namun sayangnya, air ini mengandung mineral seperti zat besi, mangan, dan kapur. Elemen ini berpotensi meninggalkan endapan dan menyumbat saluran radiator.
Kelemahan lainnya yaitu tidak bisa bekerja secara maksimal dan memiliki sifat korosif. Ini berbeda dengan coolant.

2. Coolant
Coolant memang dirancang secara spesifik sebagai air radiator. Zat penyusunnya antara lain air tanpa mineral, propylene glycol, serta zat anti karat. Adanya propylene glycol membuat coolant memiliki titik didih hingga 110 derajat Celcius.
Dengan kelebihan ini, coolant akan terhindar dari proses penguapan saat bersentuhan dengan tingginya suhu mesin. Selain itu, coolant juga dapat mengantisipasi proses korosi pada saluran radiator dan juga pelindung mesin.
Namun, harga coolant radiator relatif mahal dan usia pakainya hanya sekitar 2 tahun saja. Ini setara dengan kira-kira jarak tempuh 48.000 km.

3. Air Suling
Selain coolant, masih ada lagi pilihan air radiator mobil yang bagus, yaitu air suling. Istilah lainnya yaitu aqua destilata. Air ini sangat murni, bebas dari unsur mineral, dan memiliki manfaat serta efektivitas yang sama dengan coolant.
Air suling sangat terjangkau dan mampu membuat radiator lebih bertahan lama. Bagi kamu yang bingung menentukan pilihan, kamu bisa mencoba baik coolant ataupun air suling. Namun pastikan kamu membelinya di toko yang terpercaya.

Nah, itu dia jenis air radiator yang sesuai untuk meredam panas mesin mobil kamu. Mana yang akan kamu coba?
 

HASCAR Internasional Motor

Berita Terbaru

Jeep Gladiator dan Asal Usulnya
Ketika berbicara tentang sejarah Jeep, beberapa tidak menyadari bagaimana kendaraan...
Cara Membaca Kode Ban
Ban mobil menjadi komponen yang sangat vital karena menyangkut keselamatan...
Cara merawat mobil yang lama tidak digunakan
Mobil yang lama tidak digunakan membutuhkan perhatian ekstra agar mesinnya...
Menggoyangkan mobil saat mengisi bensin? Apakah berguna?
Salah satu mitos yang cukup populer di masyarakat adalah goyangin...

Menu Cepat